Yegimbayeva, polwan tercantik se-Kazakhstan

Kisah polwan cantik yang ditugaskan jadi duta kepolisian rupanya tidak hanya terjadi di Indonesia. Awal tahun lalu di ibu kota Astana, Kazakhstan, pandangan seluruh tamu undangan di acara Kementerian Dalam Negeri terpaku pada seorang perempuan ayu yang mengenakan seragam polisi lengkap.

Dia naik ke podium dan dinobatkan sebagai Polwan Kazakhstan 2011, seperti dilansir surat kabar Tengri News, Kamis (19/1). Penghargaan itu merupakan puncak rangkaian acara pemilihan duta kepolisian hasil usulan pemerintah Kazakhstan buat memperkuat citra polisi di mata masyarakat.

Polisi yang terpilih syaratnya mutlak: berpenampilan menarik dan punya otak encer. Karlygash Yegimbayeva memenuhi semua persyaratan itu. Dia sehari-hari bertugas di divisi internal Kepolisian Kota Karaganda, timur laut Kazakhstan.

Perempuan 22 tahun ini pertama kali masuk kepolisian pada 2009. Dia langsung mendaftar jadi polisi setelah menyelesaikan pendidikan strata satu Administrasi Bisnis di Universitas Karaganda. Sepanjang mampu mengingat, cita-citanya sejak kecil cuma satu: jadi polisi.

“Saya selalu bermimpi mengenakan seragam polisi,” ujar Yegimbayeva. Barangkali keinginan mengabdi jadi polisi datang dari sang ayah yang juga bertugas di kepolisian.

Setelah terpilih jadi Polwan Kazakhstan, wajahnya menjadi sampul majalah resmi kepolisian. Dia juga diminta berkeliling menjadi ujung tombak kehumasan polisi negara itu.

Walau tidak bertugas di lapangan memerangi kriminalitas secara langsung, jangan dikira Yegimbayeva perempuan lemah. Dia berkali-kali juara satu lomba judo nasional. Soal melakukan tugas sebaik-baiknya sebagai polisi, perempuan yang masih lajang ini pun mengaku tidak bakal berkompromi. “Apapun yang ditugaskan pada saya harus tercapai, bagaimanapun caranya,” ujar dia. 

Saat senggang, Yegimbayeva lebih suka membaca. Dasar memang berpengetahuan luas, polwan ayu ini gemar melahap buku-buku sastra dunia kelas wahid. Dia mengidolakan karya-karya novelis Victor Hugo, penyair George Byron, dan penulis Jack London.

Lihat Berita Terbaru di : www.merdeka.com

Dengan kaitkata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: