Polri: Polwan cantik ampuh redam demo anarkistis

Polri: Polwan cantik ampuh redam demo anarkitis

Polresta Depok menyiapkan pasukan negosiator yang terdiri dari para polisi wanita (polwan) cantik berpangkat perwira dan bintara untuk mengamankan aksi unjuk rasa. Kepolisian memilih cara ini untuk meredam aksi lempar batu yang biasa lumrah terjadi saat demo mulai memanas.

“Biasanya kalau dihadapkan dengan polisi (laki-laki) pasti dilempari, makanya kita coba pakai polwan, bakal dilempari nggak,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution, di Jakarta, Jumat (16/3).

Saud menambahkan penerjunan polwan dalam aksi unjuk rasa merupakan upaya pendekatan persuasif terhadap massa. Polri optimistis ketika massa berhadapan dengan polwan, pasti aksi demo akan berjalan lebih tertib.

“Karena kalau kita kerahkan polisi kita pasti main pukul mereka (massa pendemo), maka kita sekarang hadapkan yang polwan, berani nggak mereka pukul,” jelasnya.

Pasukan negosiator ini diharapkan tidak menimbulkan permasalah baru antara kepolisian dan pihak yang berunjuk rasa. Sebab, dalam pengamatannya selama ini penyaluran aspirasi sering tidak terkontrol dan cenderung emosional.

“Pokoknya kita usahakan demo itu dialogis dan tidak emosional, sehingga para anggota tidak perlu membawa senjata, kalau perlu tidak membawa pentungan sekalian,” janji jenderal bintang dua ini.

Ditemui di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menambahkan bahwa pasukan negosiator ini sudah ada sejak lama di polres-polres termasuk di Jakarta. Pasukan ini sengaja dibentuk sebagai pihak yang akan memediasi mereka yang bertikai.

“Seluruh polres memang sudah punya yah untuk pasukan negositor ini,” jelas Rikwanto.

Seperti sebelumnya diberitakan, Kepala Bagian Operasional Polresta Depok, Kompol Suratno menyiapkan pasukan negosiator untuk ikut mengamankan aksi unjuk rasa di Kota Depok.

Polwan yang bertugas sebagai pasukan negosiator adalah orang-orang yang sudah dibekali ilmu psikologi. Pasukan ini terdiri dari Polwan perwira dan bintara. Mereka sudah dibekali pelatihan untuk menghadapi unjuk rasa dengan mengedepankan sisi humanis.

Saat mengamankan aksi unjuk rasa, pasukan negosiator yang diterjunkan lebih kurang 30 orang. Posisi mereka sendiri saat mengamankan aksi unjuk rasa, bukan pada ring I.

Lihat Berita Terbaru di : www.merdeka.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: